Minggu, 10 Maret 2013

Etika Yang Masih dilakukan Masyarakat dan Tidak dilakukan Masyarakat

Nama    : Poetry Firstariana
Kelas    : 3DD01
Npm     : 35210346

ETIKA YANG TIDAK LAGI DILAKUKAN MASYARAKAT


  • Keterangan foto : 
  •  Foto ini diambil pada jam 15.55 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di fly over ke arah lenteng agung pasar minggu dan ke arah Universitas Indonesia.
  •  Foto yang dilingkari spidol merah, terlihat mobil sedan hitam dan pengendara motor yang sedang memutar arah kea rah margonda Depok.
  • Bisa di simpulkan dari foto tersebut mobil dan motor menyimpang dari yang seharusnya karena keduanya berbelok arah tetapi bisa dilihat dari foto tersebut tidak ada tanda yang memperbolehkan belok di area tersebut

  • Keterangan foto :
  • Foto ini di ambil pada jam 15.45 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di Jl. Akses UI Kelapa Dua tepatnya di depan Universitas Gunadarma Kampus H.
  •   Foto yang dilingkari spidol merah, bisa dilihat dari foto tersebut anak perempuan yang memakai baju sekolah dan tidak menggunakan pengamanan seperti helm
  •  Bisa disimpulkan dari foto tersebut etika yang menyimpang dari yang seharusnya seperti : tidak memakai pengamanan berkendara, dan sangat berkemungkinan besar mengendarai sepeda bermotor dengan tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).

  • Keterangan Foto :
  • Foto ini diambil pada jam 16.02 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di wilayah Universitas Indonesia di samping Stasiun Universitas Indonesia.
  •  Foto yang dilingkari spidol merah, bisa kita lihat satu keluarga kecil sedang mengendarai motor yang terdiri antara ayah, ibu dan anaknya yang sedang berdiri diantara ayah dan ibunya.
  •  Bisa disimpulkan dari foto tesebut terlihat satu keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu dan anaknya . Sangat menghawatirkan karena tidak adanya pengamanan berkendara pada anak dan ibunya seperti helm, tidakkah terfikir bahwa hal tersebut sangat membahayakan anaknya yang sedang berdiri diatas motor sang ayah yang sedang melaju dan sang ibupun memegangi kaki anaknya. Seharusnya sang ibu mengajarkan etika yang baik saat mengendarai motor seharusnya duduk bukan berdiri.

  • Keterangan Foto :
  • Foto ini diambil pada jam 15.48 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di Jl. Akses UI Kelapa Dua tepatnya di depan Show room mobil.
  •  Dari foto tersebut bisa dilihat seorang laki-laki sedang membonceng seorang wanita yang terlihat keduanya tidak memakai pengaman berkendara seperti helm.
  •  Bisa disimpulkan dari foto tersebut kejadian yang sangat menyimpang dan keduanya tidak saling mengingatkan menggunakan pengamanan berkendara.

  • Keterangan Foto :
  • Foto ini diambil pada jam 16.02 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di wilayah Universitas Indonesia di samping Stasiun Universitas Indonesia.
  •  Foto yang dilingkari spidol merah, bisa dilihat 2 orang mahasiswi yang terlihat seperti mahasiswi yang menyebrang jalan tidak pada tempatnya (zebra cross).
  •  Bisa disimpulkan dari foto tersebut 2 orang mhasiswi yang melanggar dan menyimpang dari peraturan yang ada. Seharusnya menyebrang di zebra cross yang telah disediakan.

ETIKA YANG MASIH DILAKUKAN MASYARAKAT

  • Keterangan Foto :
  • Foto ini diambil pada jam 16.07 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di wilayah Universitas Indonesia.
  •  Foto yang di lingkari dengan spidol biru, bisa dilihat dari foto tersebut seorang laki-laki mengendarai motor dengan pengamanan berkendara lengkap seperti jaket, sepatu dan yang paling penting adalah helm.
  •  Dari yang kita lihat dari foto tersebut bisa kita simpulkan bahwa seorang laki-laki tersebut mengendarai motor sesuai dengan etika yang benar dan mematuhi peraturan yang ada.

  • Keterangan Foto :
  • Foto ini diambil pada jam 16.34 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di lampu merah beji, Depok.
  •  Foto yang dilingkari spidol biru, terlihatdua orang laki-laki yang penumpangnya menggunakan helm berwarna hijau memparkir motornya tepat pada garis rambu lalu lintas.
  •  Kita bisa simpulkan dari foto tersebut bahwa pengguna kendaraan motor ini berlaku dengan tepat dan mempunyai etika yang benar saat rambu lalu lintas berwarna merah menyala, si pengendara motor tersebut memparkir motornya tepat dibelakang garis rambu lalu lintas.

  • Keterangan Foto :
  • Foto ini diambil pada jam 16.02 hari kamis tangal 07 Maret 2013 tempatnya di wilayah Universitas Indonesia di samping Stasiun Universitas Indonesia.
  •  Foto yang dilingkari spidol biru, bisa terlihat ada 3 orang yang sedang menyebrang jalan mengunakan zebra cross.
  •  Terlihat bahwa 3 orang tersebut masih mempunyai etika yang benar yakni menaati peraturan yang ada.

Senin, 21 Januari 2013

tugas Pemasaran Usaha Kecil Dan Menengah

Nama      : Poetry Firstariana
Kelas      : 3DD01
Npm       : 35210346

Tugas Pemasaran Usaha Kecil dan Menengah

Rata-rata durasi iklan di TransTV untuk acara Sinetron pada jam 1 siang adalah 2 menit 05 detik dengan penayangan sinetron 8 menit 42 detik :
1. Iklan Magnum berdurasi 15 detik
2. Iklan Kispray berdurasi 15 detik
3. Iklan Cussons 12 detik
4. Iklan promosi sinetronnya tersendiri 23 detik
5. Iklan emeron lovely berdurasi 22 detik
6. Iklan coca cola berdurasi 20 detik
7. Iklan Gery Chocolatos berdurasi 8 detik
8. Iklan Olay berdurasi 10 detik
9. Penayangan Sinetron berdurasi 8 menit 42 detik

Untuk penjualan Ukm yang saya pilih ini menggunakan atau memakai media iklan sebagai berikut :
-> Penjualan Pribadi, yakni dengan memberikan contoh atau sample produk yang diperjual kan oleh Ukm yaitu accessories handmade (buatan tangan) dan dari mulut ke mulut .

-> Pemasaran Langsung, dengan menggunakan media yang ada dan perkembangan zaman hadirlah handphone blackberry yang memudahkan orang untuk berbisnis, salah satunya Ukm ini sering menggunakan transaksi melalui handphone blackberry dengan menggunakan salah satu aplikasinya yaitu Blackberry Messenger yang saat ini digunakan umumnya pada banyak kalangan. Dan pemasaran langsung melalui internet yaitu melalui Blog juga terkadang melalui telefon

Minggu, 13 Januari 2013

tugas pemaaran usaha kecil dan menengah (saluran distribusi)

Nama : Poetry Firstariana
Npm : 35210346
Kelas : 3DD01
Tugas Pemasaran Usaha Kecil & Menengah
(Saluran distribusi pada Ukm yang saya pilih)

Penjelasan mengenai macam-macam saluran distribusi :
1. Produsen - Konsumen
Bentuk saluran distribusi ini merupakan yang paling pendek dan sederhana karena tanpa menggunakan perantara. Saluran distribusi ini disebut saluran distribusi langsung.
2. Produsen - Pengecer - Konsumen
Produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani oleh pedagang besar, dan pembelian oleh konsumen dilayani pengecer saja.
3. Produsen - Pedagang Besar - Pengecer - Konsumen
Produsen hanya melayani penjual dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani pedagang besar, dan pembeli oleh konsumen dilayani pengecer saja.
4. Produsen - Agen - Pengecer - Konsumen
Produsen memilih agen sebagai penyalurnya. Ia menjalankan kegiatan perdagangan besar dalam saluran distribusi yang ada. Sasaran penjualannya terutama ditujukan pada pengecer besar.
5. Produsen - Agen - Pedagang Besar - Pengecer - Konsumen
Produsen sering menggunakan agen sebagai perantara untuk menyalurkan barangnya kepada pedagang besar yang kemudian menjualnya kepada toko-toko kecil. Agen yang terlibat dalam saluran distribusi ini adalah agen penjualan . (Ref : Swastha dan Irawan, 1997, p.295-297)

Dari penjelasan macam-macam saluran distribusi diatas, Ukm yang saya pilih menggunakan saluran distribusi yang pertama, yaitu menggunakan saluran distribusi Produsen - Konsumen .
1. Kenapa Ukm anda menggunakan saluran distribusi Produsen - Konsumen ?
-> Karena kami Ukm yang membuat produk secara handmade (buatan tangan), juga bukan Ukm yang mempunya modal yang besar untuk menyalurkan produk-produk yang kami punya. Dikarenakan produk yang terbatas dan juga kami juga masih berstatus mahasiswa, jadi masih banyak peluang untuk menjual produk accessories buatan tangan kami secara langsung kepada pembeli.
2. Dengan adanya Galeri di kampus D Gunadarma, kenapa anda tidak mencoba menyalurkan atau menitipkan Produk anda ?
-> Disamping produk kami terbatas, juga perlu waktu untuk membuat produk yang banyak agar bisa dititipkan di Galeri kampus D Gunadarma. Biasanya kami melayani pembuatan accessories dengan pemasanan terlebih dahulu agar si pembeli juga puas dengan hasil yang mereka inginkan. Tetapi untuk pengembangan ke depannya mungkin kami akan menitipkan di Galeri Kampus Gunadarma.
3. Dengan hadirnya gadget-gadget canggih saat ini, apakah anada menjual produk anda secara online ?Dengan memanfaatkan tekhnologi canggih misalnya Blackberry messenger atau blog ?
-> Ya, tentu saja saya memanfaatkan gadget tersebut. Ditambah dengan hadirnya blackberry messenger atau biasa kita sebut Bbm, saya melayani dengan cara pemesanan melalui bbm. Dan membuat grup di aplikasi bbm itu, tentnya sangat banyak peminatnya dan memesan melalui bbm. Selain tidak mengeluarkan biaya yang banyak, cara penjualan melalui bbm ini sangat cepat dan mudah. Kalau blog, saya pernah mencoba tetapi tidak terlalu banyak peminatnya.


Kamis, 29 November 2012

Tugas Promosi Dan Periklanan

Penyusun :
Nama: Poetry Firstariana
Kelas: 3-DD-01
NPM: 35210346

Kata Pengantar

Segala puji bagi Tuhan YME atas segala curahan nikmat serta karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah mengenai “Bisnis dan Agen Periklanan” dalam menyelesaikan tugas mata kuliah promosi dan periklanan .
         Dalam mempelajari ilmu periklanan kita dapat memahami bagaimana metode-metode untuk membuat suatu iklan. Sudah sejak lama periklanan digunakan sebagai wahana dalam mengomunikasikan berbagai produk atau jasa di suatu penjualan dan pembelian. Periklanan juga mencerminkan bagaimana kemajuan ekonomi suatu masyarakat. Saat ini kondisi periklanan termasuk dalam tingkat kecanggihan penyajian di Negara-negara maju. Tingkat kemakmuran suatu Negara juga bias dicerminkan oleh sejauh mana Negara itu memahami serta menggunakan fungsi-fungsi iklan dengan baik. Seperti yang di definisikan oleh Institut Praktisi Periklanan Inggris bahwa periklanan merupakan pesan-pesan penjualan yang paling persuasif yang diarahkan kepada calon pembeli yang potensial atas produk barang atau jasa. Kami sangat menyadari ketidak sempurnaan makalah yang kami buat ini, sehingga kami berharap kritik dan saran dari para audiens untuk dapat menyempurnakan makalah ini. Tak lupa kami mohon maaf apabila ada kesalahan atas hasil yang kami tulis masih sangat jauh dari yang diharapkan.


Depok, November 2012



Penyusun    







Daftar Isi

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………1
Daftar Isi ………………………………………………………………………………….2
BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………….3
Latar Belakang ……………………………………………………………………3
Rumusan Masalah ………………………………………………………………...3
Tujuan …………………………………………………………………………….3
BAB II PEMBAHASAN ………………………………………………………………..4
2.1.Akun dalam Biro Iklan …………………………………………………………...4
2.2. Sejarah Biro Iklan ………………………………………………………………...4
2.3. Peran Biro Iklan ………………………………………………………………….5
2.4. Layanan Biro Iklan ……………………………………………………………….6
BAB III PENUTUP ……………………………………………………………………..8
3.1. Kesimpulan ……………………………………………………………………….8
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………...9















BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang
Apa yang di sebut sebagai pemasaran (marketing) sebenarnya lebih dari sekedar mendistribusikan barang dari para produsen pembuatnya ke para konsumen pemakainya. Pemasaran sesungguhnya meliputi banyak tahapan. Salah satu tahapan dalam pemasaran itu adalah periklanan. Periklanan juga sering kali disebut sebagai darah kehidupan dalam suatu orfanisasi. Tanpa adanya periklanan produksi barang atau jasa akan sulit mengalir ke para distributor atau penjual, apalagi untuk para konsumen akan lebih sulit mengenal produksi barang atau jasa tersebut. Periklanan juga dapat menjadi faktor keberhasilan dari suatu perekonomian. Hanya dari kegiatan-kegiatan periklanan dalam menunjang usaha penjualan yang menentukan kelangsungan hidup pabrik-pabrik. Karena hanya dengan periklanan Negara-negara dapat dikatakan sebagai Negara yang maju. Maka periklanan itu sangat penting dalam kemajuan Negara sehingga harus terus digunakan dalam mencapai tujuan yang memuaskan.
Rumusan Masalah
Kapan sejarah atau awal mula biro iklan terjadi
Apa saja peranan dari biro iklan
Apa saja layanan biro klan
Tujuan
Makalah ini bertujuan untuk mengetahui periklanan yang terjadi di masyarakat. Karena periklanan sangat penting maka dengan makalah ini kami akan menjelaskan biro iklan dengan sepengetahuan kami agar yang membaca makalah ini dapat mengetahui tentang Biro iklan dalam periklanan dan juga agar masyarakat dapat memahami struktur-struktur periklanan yang dapat memajukan suatu Negara.






BAB II PEMBAHASAN

Biro iklan
Biro iklan adalah perantara yang berada di tengah – tengah orang yang ingin memasang iklan dan orang yang menyediakan tempat untuk memasangkan iklan.

Akun dalam Biro Iklan
Account adalah tenaga professional dalam biro iklan yang bertugas untuk melayani klien – klien mereka. Account ini berupa perorangan atau sebuah perusahaan pemasang iklan yang memahami dan membutuhkan jasa biro iklan, yang nantinya akan menjalin kerja sama dengan pemilik media yang menyediakan ruang atau waktu siaran iklan.

Sejarah biro iklan
Biro iklan pertama di dirikan pada awal abad 19. Biro iklan di Inggris yang pertama adalah White’s yang di dirikan di London pada tahun 1800. Dimana iklan yang di kerjakan oleh biro iklan pelopor tersebut mula – mula hanya untuk mempopulerkan lotere – lotere resmi yang di kelola pemerintah. Selanjutnya White’s bertindak sebagai biro iklan resmi untuk kepentingan Kantor Urusan Perang (War Office), Angkatan Laut Kerajaan Inggris, Komisi Narapidana Kerajaan (His Majestiy’s Commisioner for Prisons), Kantor Urusan Koloni (Colonial Office) dan yang terakhir Crown Agents. Sebagaian besar iklan yang di tanganinya adalah iklan rekruitment.

Pada awalnya, biro iklan tersebut tidak lebih dari makelar ruangan, yang menjual ruang - ruang iklan di surat kabar secara freelance. Setelah produksi surat kabar menjadi lebih membaik, dengan jenis dan model huruf yang lebih beragam, serta sejak di perkenalkannya ilustrasi – ilustrasi, pialang – pialang ruangan iklan tersebut mulai terjun untuk bersaing dengan menawarkan jasa – jasa yang lebih luas seperti copywriting dan pembuatan desain iklan. Sebelumnya hanya ada satu jenis huruf saja yang digunakan dalam suatu penerbitan, dan satu – satunya pilihan untuk iklan yang siap pakai adalah mengulang baris iklan yang itu – itu saja. Walaupun iklan tersebut lebih menarik perhatian dari pada pesan biasa, akan tetapi tetap saja di rasa kurang imajinatif.

Dalam keadaan seperti inilah biro iklan kreatif lahir. Hal ini bertolak dari tuntutan keadaan, karena para pemasang iklan tentunya ingin membeli ruang iklan lewat biro yang menawarkan ide terbaik. AE (Account Eecutive) yang dahulu di sebut “contact Man” mulai memainkan peran penting.

Setelah Perang Dunia II berakhir, biro iklan modern berkembang pesat dengan menyediakan berbagai macam layanan baru seperti pemasaran, riset pemasaran, dan juga perencanaan media, setelah data – data statistik media tersedia. Statistik media tentang pembaca pertama kali dibuat oleh Hulton Redership Survey pada dekade 1950-an, meskipun sebenarnya Audit Bereau of Circulations sebelumnya telah mengumumkan angka penjualan bersih dari berbagai media yang terbit di Inggris sejak tahun 1951. Dengan lahirnya iklan (siaran niaga) di televisi pada tahun 1955, maka layanan yang di sediakan oleh biro iklan pun bertambah lagi, sedemikian rupa sehingga biro iklan yang paling besar yang menangani barang – barang produksi secara massal adalah biro iklan yang sanggup menangani dan menjual iklan di radio dan televisi.

Peran biro iklan
Biro Iklan bertindak sebagai penanggung jawab
Peran utama biro iklan adalah merancang dan melaksanakan kampanye periklanan bagi para kliennya. Namun, peran biro iklan tergantung dari jenis biro iklan tersebut, ada yang menyediakan semua layanan, ada yang hanya menawarkan media, ada biro iklan yang hanya merancang iklan dan ada pula yang menawarkan layanan khusus. Namun, jika di lihat secara hukum, biro iklan bertanggung jawab atas pembayaran di muatnya iklan dalam media. “Kebiasaan dalam perdagangan” menyatakan bahwa apabila seorang pemasang iklan mengalami kegagalan dalam pemenuhan kewajiban pembayaran, maka biro iklan lah yang bertanggung jawab untuk membayar tagihan atas nama kliennya.


Biro Iklan bertindak sebagai perantara
Peranan biro iklan secara umum dapat diringkan menjadi dua :
Ia menawarka pada kliennya jasa sebuah tim profesional yang terlatih. Staf biro iklan juga terlatih untuk menyediakan layanan-layanan pelengkap seperti produksi film dan video, penanganan aspek-aspek kreatif dan seni, fotografi, urusan percetakan, setting huruf, pelaksanaan riset pemasaran dan sebagainya.
Ia menawarkan kepada media suatu cara yang ekonomis untuk membeli dan menjual ruang dan waktu siaran iklan. Di Inggris, banyak lembaga yang mengatur dan mewadahi periklanan seperti Institut Praktisi Periklanan Inggris (untuk iklan media cetak). Iklan-iklan di media televisi harus tunduk kepada Kode Etik dari Independent Television Committee (ITC), sedangkan iklan di radio harus memenuhi ketentuan dan Radio Authority (RA).

Biro iklan menawarkan kepada klien jasa sebuah tim profesional yang terlatih dan dapat di manfaatkan bersama klien lain. (Dimana tim tersebut dapat melayani beberapa klien sekaligus)
Biro iklan menawarkan kepada media suatu cara yang ekonomis untuk membeli dan menjual ruang dan waktu siaran iklan.

Layanan biro iklan
Biro layanan lengkap
Terdapat sejumlah biro iklan besar atau menengah yang sanggup menjalankan suatu kampanye periklanan secara lengkap. Mereka biasanya memiliki anak perusahaan atau bekerja sama dengan perusahaan lain yang mengurus riset pemasaran, humas, iklan rekruitment atau promosi penjualan. Beberapa dari biro iklan besar ini adalah perusahaan publik yang menjual sahamnya ke masyarakat melalui Bursa Saham (Seperti : Saatchi & Saatchi, Abbott Mead dan Lopex) biro iklan besar itulah yang mengurus kampanye untuk para pemasang iklan kelas kakap.

Biro iklan kelas menengah
Ada pula sejumlah biro iklan ukuran menengah yang menguasai sebagaian besar klien atau pemasang iklan kelas menengah. Guna untuk menekan biaya, biro iklan kelas menengah ini memperkuat staff harian mereka dengan sejumlah tenaga freelance yang sesuai dengan bidang kegiatan dan saat di butuhkan. Namun, kualitas kerjanya dalam banyak hal tidaklah kalah dengan biro iklan raksasa. Hal ini di karenakan karena banyak tenaga profesional periklanan seperti copywriter dan visualisers kelas wahid yang lebih suka bekerja tanpa ikatan dan biro yang paling terbuka menampung mereka adalah biro iklan kelas menengah.

Biro iklan antar bisnis
Biro iklan ini mengkhususkan pada iklan industrial dan barang teknik, dimana produsen dan konsumennya sama sama berbentuk perusahaan.
























BAB III PENUTUP

Kesimpulan

Biro iklan pertama di dirikan pada awal abad 19. Biro iklan di Inggris yang pertama adalah White’s yang di dirikan di London pada tahun 1800. Setelah Perang Dunia II berakhir, biro iklan modern berkembang pesat dengan menyediakan berbagai macam layanan baru seperti pemasaran, riset pemasaran, dan juga perencanaan media, setelah data – data statistik media tersedia. Peran Biro iklan dibagi menjadi 2 yaitu : Biro Iklan bertindak sebagai penanggung jawab dan Biro Iklan bertindak sebagai perantara. Layanan biro iklan juga mempunyai 3 layanan yaitu : Biro layanan lengkap, Biro iklan kelas menengah, Biro iklan antar bisnis.




















DAFTAR PUSTAKA

Frank Jefkins, Periklanan. Edisi 3. Erlangga, Jakarta

Pengikut